Sekolah Dasar Negeri Salakaso Sarat Prestasi

0
kepsek SDN salakaso, skbmi edisi26 copy
Kepala SD Negeri Salakaso, Hj. Yeni Heriyani, S.Pd. didampingi guru Heni Kurniasih, S.Pd. dan Elsita Victoria, S.Pd.
Sukabumi Kota, Renus.
 
Untuk mencapai prestasi tidaklah semudah membalikan telapak tangan, tentu perlu adanya perjuangan berat dan waktu yang panjang. Seperti yang dialami saat ini oleh Sekolah Dasar Negeri Salakaso yang beralamat di Jalan Pembangunan No. 37 Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.
 
Kepala Sekolah Dasar Negeri Salakaso, Hj. Yeni Heriyani S.Pd. yang didampingi guru Heni Kurniasih, S.Pd. dan  Elsita Vitoria, S.Pd. menyebutkan, untuk sekolahnya telah meraih berbagai kejuaraan meskipun belum kepada tingkat lebih atas, namun itu hasil dari perjuangan para guru dan anak didiknya,” sebut Yeni pada Renus Senin pekan lalu di sekolahnya.
 
Dikatakan Yeni, dalam setiap kegiatan sekolahnya selalu dilibatkan. Hal ini untuk menentukan sejauh mana kemampuan anak didiknya untuk meraih prestasi, baik dalam kejuaran tingkat kecamatan ataupun di tingkat kota.
 
Untuk tahun 2014 saja, sebut Yeni, ada 14 piala diraihnya pada kegiatan tingkat kota, dalam lomba non akademik seperti: kejuaran bercerita daerah tingkat kota dan kegiatan pramuka siaga dan pramuka penggalang.
 
Sedangkan untuk lomba pada tingkat Unit Pelaksana Teknik (UPT) Kecamatan, mengikutsertakan pada kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) pada tahun 2014. Sementara pada kegiatan Extrakulikuler (Eskul) olahraga, tenis meja menjadikan unggulan dan penilaian Akreditasi dari B menjadi A tertanggal 15 Oktober 2014.
 
Sebanyak 246 murid terdiri atas 7 rombel, diantaranya untuk kelas 5 A dan B. Sedangkan untuk tenaga pengajar/guru keseluruhan adalah 14 guru, 6 guru PNS, 5 guru honor, 1 staf operator dan 1 orang penjaga sekolah. Jenjang pendidikan guru rata-rata Stara Satu (S1),” jelas Yeni.
 
Disinggung masalah bantuan DAK yang diperoleh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Yeni menyebutkan bahwa sekolahnya telah menerima bantuan tersebut sebesar Rp 121.042.350, dimana peruntukkannya pada kegiatan rehab berat di sekolahnya, dengan pekerjaan bersifat swakelola dan lama pekerjaan selama 90 hari kalender,” sebut Yeni pada Renus.
 
Terkait adanya kekurangan fasilitas lain seperti: sarana rumah ibadah (Mushola) dan Ruang Kelas Baru (RKB), Yeni membenarkan dan diharapkan adanya perhatian dari pihak pemerintah atas kekurangan tersebut,” pintanya penuh harap. (Denipuncak)