HIV-AIDS di Kabupaten Cianjur Penyebarannya Sudah Merata

0

aids-hiv-stop Cianjur, Renus.

Penyebaran penularan penyakit HIV-AIDS di Kabupaten Cianjur ternyata sudah hampir merata di seluruh wilayah kecamatan. Kondisi tersebut mengharuskan semua elemen harus bekerja keras untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit yang mematikan itu.

Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Cianjur H. Hilman melansir bahwa dari 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Cianjur, 28 diantaranya sudah ada temuan kasus HIV-AIDS. Hanya empat kecamatan yaitu, Kecamatan Campakamulya, Pasirkuda, Leles dan Cikadu, yang belum ada laporan adanya temuan penyakit yang membahayakan kehidupan itu.

“Hampir sebagian besar kecamatan sudah ada temuan kasus. Hanya empat kecamatan yang belum ada kasus, yaitu, Kecamatan Campakamulya, Pasirkuda, Leles dan Cikadu,” kata Hilman, Jumat (13/2).

Kondisi ini sangat memprihatinkan, perlu kerja keras untuk melakukan pencegahan agar HIV-AIDS tidak menyebar semakin luas.

“Penanggulangan HIV-AIDS tidak bisa sendiri, harus semua pihak berperan aktif melakukan pencegahan,” katanya.
Wakil Bupati Cianju H. Suranto mengung-kapkan, pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV-AIDS di Kabupaten Cianjur bukanlah pekerjaan yang mudah, upaya ini membutuhkan keseriusan dan niat yang tulus dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.

“Melalui kegiatan penguatan koordinasi antar lembaga penggerak penanggulangan HIV-AIDS diharapkan kerja sama dan pelaksanaan program kegiatan dapat bersinergi dan satu persepsi mengenai upaya serius pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV-AIDS di Kabupaten Cianjur,” kata Suranto dihubungi terpisah.

Dikatakannya, saat ini KPA Kabupaten Cianjur, terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat akan bahayanya HIV-AIDS. Penyebaran penyakit yang mematikan ini telah meluas ke hampir semua kecamatan. Pihaknya dibantu konselor terus memantau ke kecamatan yang ada di Cianjur.

Fenomena penyebaran penyakit HIV-AIDS di Kabupaten Cianjur sangat memprihatinkan, jika ini tidak di tindak lanjuti dengan serius maka akan terjadi peningkatan jumlah ODHA (orang dengan penderita HIV/AIDS), yang cukup tinggi.
“Sejauh ini dari hasil perolehan data yang dilakukan KPA Cianjur, ada 3 kecamatan yang memiliki jumlah penderita HIV-AIDS cukup banyak yaitu, Kecamatan Cianjur, Kecamatan Pacet dan Kecamatan Cipanas. Oleh karena itu kita harus serius dan saling menguatkkan antar lembaga, termasuk partisipasi masyarakak perlu di prioritaskan dalam upaya pencegahan ini,” kata Suranto. (Misbach)